Bersama Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Ilham Tauda, Ketua TP PKK Maluku Widya Pratiwi Murad ikut melakukan panen raya di Desa Samal, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Maluku Tengah, Senin 4 September 2023.
Termasuk didampingi Sekda Maluku Tengah Rakib Sahubawa dan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Maluku Tengah Arstat Slamat, Widya kemudian melakukan panen raya dengan memotong padi sebagai tanda dimulainya panen raya padi untuk luasan 600 hektar.
Selain Panen raya, di saat yang sama juga para kelompok tani setempat menerima sejumlah bantuan alsintan dan puluhan ton pupuk NPK baik dari Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah.
Gubernur Maluku dalam sambutannya yang dibacakan Ilham Tauda mengapresiasi para petani di desa samal atas kerja kerasnya dan selalu konsisten dalam meningkatkan produksi sehingga mampu menyediakan sumber pangan khsusunya beras bagi kebutuhan masyarakat.
“Kehadiran pemerintah provinsi maluku dan tim pengggerak pkk pada panen padi hari ini menunjukkan tekad dan komitmen yang kuat dalam mendukung para petani mewujudkan kemandirian pangan di maluku,” kata Gubernur.
Dikatakan, produksi beras di Maluku belum sepenuhnya dapat memenuhi kebutuhan konsumsi beras di maluku dimana baru mencapai 55% dari total kebutuhan saat ini.
“Sehubungan dengan itu, pemerintah provinsi maluku terus mendorong para petani untuk meningkatkan produksi dan produktivitas padi melalui penyediaan benih unggul, pupuk serta sarana produksi berupa alat dan mesin pertanian,” tandasnya.
Dalam upaya peningkatan usaha tani, Gubernur berharap agar para petani dapat memanfaatkan kredit usaha rakyat (kur) pertanian. dimana saat ini Pemprov telah membentuk fasilitator keuangan mitra tani untuk mempermudah akses modal usaha petani melalui kur pertanian.
Selain itu, agar dapat memasarkan hasil produksi kepada bulog sebagai tindak lanjut kerjasama pemerintah provinsi maluku dengan perum bulog.
“Menghadapi perubahan iklim seperti el-nino yang mengancam kekeringan lahan pertanian agar para petani terus meningkatkan kewaspadaan, menjaga ketersediaan sumber air, merawat jaringan irigasi serta penggunaan sumber daya air secara efisien,” tutupnya.
Widya juga menyambut baik keseriusan petani di Maluku Tengah dalam memastikan ketersediaan pangan. Widya juga mengapresiasi Pemprov dan Pemda Maluku Tengah atas bantuan pertanian kepada petani.
Bagi Widya, peran pemerintah merupakan salah satu garda terdepan dalam menekan angka stunting. "Ini sesuai dengan peran kita bersama dalam menekan angka stunting di Maluku. Karena ketersediaan pangan sangat berpengaruh," kata Widya.
Bantuan-bantuan yang diserahkan diantaranya, Pupuk NPK jumlah 4,5 ton, benih padi Inhibrida untuk 2000 hektar, benih padi biofortifikasi 500 hektar, traktor roda enpat 1 unit, handtraktor 1 unit, handsprayer 6 unit.
Bantuan benih sayuran seperti jagung manis 2 hektare, semangka 2 hektar, sawi hijau 2 hektar. Bantuan pupuk NPK 1500, bantuan benih kedelai 1000, bantuan pupuk NPK 5 ton, pupuk PHC 3 ton, traktor roda empat 4 unit, cultivator 5 unit, traktor roda dua 7 unit, Rice Transplanter 43 unit, dan Bantuan peralatan RMU 1 unit serta Powerd Thereser Multiguna Mobile.